Jl. Mangga Besar Raya No. 43, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, 11170.
Th.D.P.Kusumaningrum,S.Pd.Ek.
Kepala sekolah berpengalaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Yayasan pendidikan Santo Leo didirikan oleh Pastor Agustinus Phan Liang Ching Pr. Alm, 29 tahun yang lalu. Sebagai perwujudan cita-cita beliau, Pastor Agustinus Phan Pr. mempunyai cita-cita untuk membantu para siswa yang kurang mampu dan tidak tertampung atau tidak diterima di sekolah katolik lain. Hal inilah yang mengugah hati beliau untuk mendirikan sebuah yayasan pendidikan santo leo. Yayasan pendidikan santo leo mulanya hanya menyewa sebuah gedung di jalan mangga besar tepatnya di gedung Pomindo. Sekolah santo leo semakin lama semakin berkembang sehingga gedung yang disewa tidak diselenggarakan. Berkat bantuan Bapa Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ, yayasan Santo Leo dapat menggunakan tempat yang disepakati sampai sekarang ini tepatnya di Jl. Mangga Besar Raya No. 113, Jakarta Barat. Mulanya gedung ini sudah terlalu tua, mulai tahun 1980 sampai tahun 1984 diadakanlah rehabilitasi total. Pada tanggal 10 Agustus 1984 gedung yang telah selesai direnovasi dan diresmikan oleh Bapak Uskup Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ. Setelah berjuang bertahun-tahun untuk mewujudkan cita-citanya akhirnya Pastor Agustinus Phan Pr. meninggal dunia pada tanggal 6 Oktober 1984. Untuk sementara kepengurusan yayasan Santo Leo dilanjutkan oleh Bapak Alexander Tjun bersama dengan bapak Sunaryo. Kemudian dengan bantuan bapak Uskup dan MPK dibentuklah kepengurusan Yayasan yang tetap sampai sekarang.
BERMUTU UNGGUL BERPIJAK PADA AKHLAK LUHUR
TURUT MENCERDASKAN BANGSA BERDASARKAN SEMANGAT KRISTIANI
Pusat literasi dan referensi bagi siswa dan guru untuk mencari materi tambahan maupun membaca buku fiksi/non-fiksi.
Fasilitas praktik digital yang memadai dengan deretan unit komputer yang terawat dan didukung koneksi internet stabil serta daya listrik besar.
Area terbuka yang digunakan untuk kegiatan pendidikan jasmani (PJOK), upacara bendera, maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Memiliki 6 ruang kelas yang kondisinya terpelihara baik (layak 100%). Ruangan ini digunakan untuk proses belajar mengajar harian bagi siswa kelas 7 hingga 9.
Meliputi voli, basket, dan badminton.
Bertujuan mengembangkan bakat, minat, kreativitas, dan karakter peserta didik melalui aktivitas vokal maupun instrumental..
Melatih kemandirian dan kedisiplinan siswa.